Apaan Sih : Restricted Power (Pembatasan Power) di Motor Jepang ?

 

Japanese Speed Limits

 

Jika Brosist sekalian sering membaca Artikel Historical Bike ala EA’s Blog, Pasti sudah asing lagi dengan kata-kata “Terkait Pembatasan Power” atau “Restricted” di beberapa artikel silam. . . Nah, Sebelum kita membahas lebih jauh tentang motor legendaris lainnya… Mari sejenak kita juga membahas tentang Regulasi Power motor di Jepang yang membuat tenaga motor-motor eksotis ini seakan dilimit sampai batas tertentu. . .

Brosist penasaran ? Yuk, Langsung aja kita bahas bareng-bareng tentang Pembatasan Power atau yang sekarang lagi booming dengan nama “Penyunatan” Power ini Brosist. . . Cekdisott !!

 

 

Bagaimana sih Regulasi Pembatasan Powernya Kang Eno ?

 

 

RGVSP

Suzuki RGV250SP… The Beast 250 !!

 

 

Regulasi Restricted Power motor di Jepang sebenarnya ada 2 periode, Dimana makin mendekati tahun 2000-an, Powernya justru semakin diturunkan… Alasannya Kang Eno ? Jelas, Safety adalah Nomor 1 di Negeri Sakura tersebut. . . Sebelum tahun 1993, Motor 250cc di Jepang harus mengikuti Regulasi yang berlaku… Yakni Power maksimalnya hanya diperbolehkan sampai 45 HP dengan Top speed Maksimal 190 Km/h ! Untuk Motor 250cc 4-Tak Legendaris sih sebenarnya bukan masalah berarti, Mengigat power sebesar itu sudah sangat membuat bergidik. . .

Tapi untuk Motor 250cc 2-Tak yang Eksotis ? Ini baru jadi masalah… Oleh karena itu, Kita hanya bisa melihat spek power Honda NSR250SP, Suzuki RGV250SP, Kawasaki KR-1S, atau Yamaha TZR250SP yang hanya mampu tembus 45 HP saja. . . Padahal kalau nggak dibatasi, Sudah terbukti mampu tembus hingga 70 HP tuh Brosist !! Edyan kaaann ?? ckckck…..

 

Yamaha YZF 750 R Genesis  1993

Yamaha YZF750R…. The First YZF-Series !

 

 

Ini nggak cuma dialami motor 250cc aja koq Brosist… Karena ternyata yang berkubikasi diatasnya pun turut terkena imbasnya ! Contohnya, Motor 400cc yang hanya diperbolehkan mempunyai Power Maksimal 59 HP & Motor 750cc yang hanya boleh punya power Maksimal 77 HP !!

Terus, Gimana dengan motor 1.000 cc Kang Eno ? Sebelum tahun 1993, bahkan motor 1 Liter tersebut gak boleh dijual di Jepang tuh Brosist… Alias hanya boleh sebagai komoditi ekspor semata. . . Itu sebabnya, Sebelum tahun 1993 motor-motor 750cc asal Jepang lebih banyak dikenal luas tuh Brosist… Sebut saja, Honda VFR750R, Yamaha YZF750R, Yamaha FZR750R, Honda CBR750, dll. . . Tegas euy peraturannya !

 

YZF1000R Thunderace

Yamaha YZF1000R Thunderace… The Exotic Japanese !

 

Selepas tahun 1993, Regulasi yang ditetapkan pemerintah Jepang bukannya semakin bersahabat kepada para speed-freak, Tapi justru malah semakin parah. . . Karena justru power maksimum nya semakin turun… Untuk motor 250cc, hanya diperbolehkan memuntahkan 40 HP & Motor 400cc hanya boleh memuntahkan 53 HP ! Sementara itu, Motor 750cc tetap diperbolehkan menembus 77 HP. . .

Tapi, di tahun 1993 ada sebuah peraturan baru yang berlaku, Yakni motor 1000cc boleh dijual bebas di Jepang… Tapi dengan catatan, Power maksimalnya hanya boleh diset sekitar 100 HP saja tuh Brosist. . . Inilah yang menandai awal dimulainya generasi Superbike 1000cc Eksotis asal Jepang, layaknya Honda CBR900RR Fireblade, Yamaha YZF1000R Thunderace, dll tuh Brosist. . .

 

Kalau dibuat secara list, Ini dia Regulasi Pembatasan Power di Jepang ! Cekdisot…

 

Regulasi Motor dengan Tahun Pembuatan Sebelum 1993 :

 

Kelas 250cc : Maksimum 45 HP

Kelas 400cc : Maksimum 59 HP

Kelas 750cc : Maksimum 77 HP

Kelas Diatas 750cc : Tidak Diperbolehkan

 

Regulasi Motor dengan Tahun Pembuatan Diatas 1993 :

 

Kelas 250cc : Maksimum 40 HP

Kelas 400cc : Maksimum 53 HP

Kelas 750cc : Maksimum 77 HP

Kelas Diatas 750cc : Maksimum 100 HP

 

 

Bagaimana Cara Pabrikan Melakukan Restricted / Pembatasan di Produknya Kang Eno ?

 

 

VFR3

 

Berbagai cara pun dilakukan oleh Pabrikan Jepang untuk menghadapi regulasi ini… Salah satu contohnya adalah Honda & Yamaha yang menggunakan perangkat pengapian yang dibuat khusus untuk pasar Jepang. . . Perangkat ini meliputi sensor yang berada di dalam speedometer, yang ketika jarum sudah menunjukkan angka 180 Km/h… Maka sensor ini akan langsung menginput data kepada CDI dan langsung mengurangi power di motor tersebut. . .

 

Kalau di Honda VFR400R yang bermesin V-Four, Trik untuk mengurangi powernya adalah dengan memutus pengapian di 2 silinder yang berada di depan… Sehingga yang bekerja hanya 2 silinder di Belakang yang akhirnya bakal langsung membuat power flat, bahkan cenderung menurun. . . Beberapa cara lainnya untuk menurunkan power motor-motor eksotis tadi, adalah dengan mengakali sektor penyuplai BBM & Klep In. . .

 

 

Tapi, Kadang koq Masih ada yang Speknya diatas Regulasi Tadi ya Kang Eno ?

 

 

KR1SS

Kawasaki KR-1S. . . The Fastest Japanese 250cc 2-Strokes !

 

 

Iya, Betul koq Brosist !! Tapi ada satu hal yang harus digaris bawahi dulu nih, Regulasi tadi hanya berlaku untuk Motor yang dijual di Jepang saja (JDM = Japanese Domestic Motorcycle)… Dan tidak berlaku untuk motor yang masuk kategori Ekspor alias dijual ke luar Jepang (UJM = Universal Japanese Motorcycle). . . Sayangnya, Justru rata-rata motor JDM lah yang punya part & spesifikasi yang eksotis alias bikin ngiler tuh Brosist. . .

 

Jadi, Untuk motor yang masuk kategori Euro-Spec / US-Spec (UJM), jelas punya power yang jauh berbeda dengan motor Japan-Spec (JDM). . . Bahkan lucunya, Banyak bikers Jepang yang sampai mengimpor kembali motor ekspor tadi, hanya untuk mendapatkan power yang sesuai harapan atau tidak dibatasi tuh Brosist…. Gokil yaah ? wkwkwk 😀

 

 

 

Well. . . Gimana Brosist ? Sudah sedikit faham kan tentang Regulasi yang dulu pernah dibuat pemerintah Jepang… Sekarang kalau ditanya kenapa motor eksotis (cth : 250cc 4-Tak Inline-Four, 250cc 2-Tak V-Twin atau 400cc 4-Tak Inline-Four) powernya hanya gitu-gitu aja, Brosist sekalian tinggal buka aja artikel ringan ini dan jawab yang lantang ! Okedeh, Kita bertemu lagi di Next Artikel Historical Bike yaa Brosist. . . Semoga artikelnya Bermanfaat !! 🙂

 

So, Regulasi Pembatasan Power Motor Jepang. . . Do You Know It Brosist ??

 

NSR1

 

Baca Juga yaa Brosist. . .

 

 

Cafe Racers 3

The Story of Cafe Racer, Motor Balap ala Negeri Elizabeth !

 

KLX 150 Eno 2

Apaan Sih : Ergonomi & Kenyamanan di Sepeda Motor ?

 

Final Drive

Apaan Sih, Plus Minus Final Drive (Penggerak Akhir) Sepeda Motor ?

 

Setang Piston Fracture-Split

Apaan Sih : Titanium Fracture-Split Connecting Rods ?

 

Ceramic Disc Brake 2

Apaan Sih : Ceramic Disc Brake ( Rem Cakram Keramik ) ?

 

Mesin 2

Wow, Ternyata Seperti ini Keadaan Jeroan Mesin Motor Saat Bekerja !

 

Daytona Anima 150 5

Mesin 150cc Ala Bebek ini Mampu Menyemburkan Tenaga 20,7 HP !! Edaaann !!

 

Timing Camshaft

Yuk Kenali Ragam Penggerak Noken As (Camshaft) di Sepeda Motor !

 

EXUP 2

Teknologi Yamaha EXUP System, Saat Powervalve Bukan Hanya Milik 2-Tak….

Iklan

45 comments

  1. Bener” dah itu pabrikan jepun !
    Klo soal safety selalu di utamakan ! Josss !

    NP:klo disini ? Bebek sajo lah wkwkwkwk

  2. Mantap bro!! ane kira selama ini cuma lewat pengapian aja/semacam blackbox gtu, trnyata ada 3 cara lain ya yg mereka pakek… Iya betul bro justru rata-rata motor JDM lah yang punya spek yang eksotis cnthny rzv500 walaupun tenaga loyo tapi sparepartnya lebih eksotis drpd rd500 non-JDM. mungkin itulah “uang suap nya” supaya biker jepang puas krn klo soal power udh jelas loyo hehehee

  3. Kayanya ada jg yzf600 thundercat dh. Bahas dong kang. Sama mt01 si badak ohv vtwin. Btw, fanboy di jepun sana kya disini ga ya? Power disunat”in. Pa ga kalap mereka tuh, kaya di indo? Hahaha.

  4. (JDM = Japanese Domestic Motorcycle) maaf kalau salah sepertinya JDM = Japan Domestic Market karena berlaku juga untuk mobil

  5. Hooo..berarti kyk sistem restrictor yg dipake WRC (World Rally Championship) yak…batasan tenaganya 280hp..
    Jadi karena tenaga dibatasin..yg jd perkembangan selanjutnya malah ke arah handling (lebih lincah)..makanya compact sportcar yg jadi raja rally..macam peugeot 206,citroen c3..mobil sedan seperti lancer evo aja dibikin keder..wkwkwk..(eh sori ngelantur ke mobil Kang…hehe)

  6. D jepang sblm era 2 tak fairing klo ngga slh clip on handle bar (stang jepit) jg d larang…. Baru setelah erany 2 tak fairing, suzuki katana, honda vt baru dperbolehkan

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s