Spesial : Perkembangan Metalurgi Sepeda Motor (Chapter 5)

 

Swingarm Serat Karbon

 

Sebelumnya di Artikel Spesial EA’s Blog, Kita sudah mengupas tuntas soal Material Logam yang digunakan di sepeda motor, Baik itu Motor harian sampai ke Moge yang eksotis. . . Sejarah & Perkembangan nya pun sudah kita kupas, Mulai dari Besi (Iron), Baja (Steel), Alumunium, Magnesium, hingga Titanium yang terkenal lewat lagu bahrelwaayy bahrelwaayy πŸ˜€ …. Lalu material apa yang akan dibahas selanjutnya Kang Eno ??

Yup, Kali ini kita akan kembali satu langkah maju ke depan, Dengan Material yang tentunya lebih membuat penasaran yakni, Carbon Fiber atau yang sering kita dengar dengan nama Serat Karbon. . . Seperti apa sih detail & penjabaran ala EA’s Blog ?? Yuk kita intip bareng-bareng aja Brosist….. Cekdisot !!

 

 

6. Serat Karbon ( Carbon Fiber )

 

The History !

 

 

Dr. Roger Bacon

 

Berbeda dengan para seniornya yang rata-rata penamaan nya diambil berdasarkan nama daerah ataupun mitologi kuno, Serat Karbon ( Carbon Fiber ) justru dinamai berdasarkan partikel penyusunnya yang sebagian besar berupa karbon ( C ). . . Pada Awalnya, Serat Karbon ditemukan oleh Ilmuwan asal Amerika Serikat, Roger Bacon, Pada tahun 1958 di Union Carbide Parma Technical Center, Ohio, Amerika Serikat. . . Sayangnya, saat itu Bacon hanya mampu menciptakan serat dengan kandungan karbon hanya 20 % saja, plus masih memiliki tingkat stiffness (kekakuan) yang rendah & masih sangat rapuh. . .

Berbagai percobaan kembali dilakukan untuk menghasilkan serat karbon yang terbaik. . . Di awal 1960-an, penelitian tentang serat karbon dikembangkan oleh Dr. Akio Shindo di Badan Industri Sains dan Teknologi Jepang. . . Proses yang dilakukannya, telah mampu menghasilkan serat karbon dengan kandungan sekitar 55% karbon. . . And do you know Brosist, That’s why EA’s Blog like Japanese so much, Kimochiiii…. πŸ˜›

 

Karena penemuan itulah, Akhirnya pada tahun 1960-an, Serat Karbon mulai menarik simpati para Ilmuwan untuk menelitinya lebih lanjut. . . Bukan tanpa alasan, Mereka menyadari bahwa bahan yang dulunya sering digunakan untuk kegiatan militer (khususnya pesawat) ini memang menyimpan potensi yang sangat besar bila dikembangkan lagi. . . Potensi tertinggi dari serat karbon akhirnya mampu diwujudkan pada tahun 1963, dalam sebuah proses yang dikembangkan oleh W. Watt, L. N. Phillips, dan W. Johnson di Royal Aircraft Establishment di Farnborough, Hampshire, Inggris. . .

 

 

Karakteristik & Keunggulan Serat Karbon

 

 

Serat Karbon Bentuk

Mirip seperti anyaman yaa Brosist. . .

 

Berbeda dengan jenis logam sebelumnya yang keseluruhannya merupakan Unsur ataupun Senyawa dalam Tabel Periodik Kimia, Serat Karbon merupakan murni bahan Komposit (Composite) yang artinya merupakan bahan hasil pencampuran antara beberapa macam material. . . Jika Brosist cermat, dalam artikel sebelumnya EA’s Blog sudah sering membahas tentang Logam Campuran ( Alloy ) seperti Alumunium Alloy, Magnesium Alloy, dll. . .

 

Nah, Apa sih bedanya antara Komposit & Alloy Kang Eno ? Bukannya keduanya sama-sama Campuran yaahh ??

 

Oke, Mari kita bedah secara ringkas dan gampang agar tak njelimet alias pusing ( Karena kalau diterangkan panjang lebar pasti puyeng deh, Ciyusss, Trust me it worst πŸ˜€ ). . . Secara gampang, Komposit dan Alloy memiliki perbedaan mendasar meski keduanya memiliki arti yang sama, yakni Pencampuran. . .

Komposit dan alloy memiliki perbedaan dari cara penggabungannya, yaitu Komposit digabung secara makroskopis yang berarti masih kelihatan serat maupun matriks nya (komposisi seratnya), sedangkan pada Alloy digabung secara mikroskopis sehingga tidak kelihatan lagi unsur-unsur pendukungnya. . . Brosist bisa cermati pada artikel metalurgi sebelumnya, Dimana Material Alloy biasanya dicampur dalam kondisi cair dan hanya dihitung prosentase kandungan campurannya saja. . . Sedangkan dalam Material Komposit pastinya bakal lebih njelimet karena harus mencampurnya lebih detail, Bahkan sampai ke Komposisi serat/Matriks nya. . .

 

 

Anyaman Serat Karbon

 

Oke, Balik lagi ke Laptop #ehh Serat Karbon. . . Serat Karbon ini, biasanya dihasilkan menjadi bentuk benang kemudian dianyam menjadi satu menjadi layaknya hasil tenunan/anyaman yang berupa lembaran-lembaran Serat Karbon (lebih jelasnya, simak 2 gambar diatas) . . .Β  Nah, Untuk membuat sebuah bentuk yang diinginkan (contohnya bodywork fairing, tangki, dll), biasanya dibutuhkan beberapa lembaran serat-karbon. . . Lembaran-lembaran tadi, kemudian diproses menjadi bentuk yang diinginkan melalui cetakan/mould. . . Lembaran serat karbon ini direkatkan & dikeraskan dengan bantuan bahan-bahan tertentu (contohnya : resin & epoxy) sesuai kebutuhan. . .

Nah, Untuk lebih jelas dalam mempelajarinya, Silahkan simak 2 video youtube di bawah ini . . . Tenang saja, Sudah EA’s Blog sediakan pula link download untuk pengguna mobile koq Brosist. . .

 

 

 

 

Keterangan :

Video 1 menggambarkan proses pembuatan serat karbon, serta penggunaannya di dunia otomotif

Video 2 menunjukkan proses pembuatan part dari material serat karbon secara sederhana

Link Download HP :

Video 1 : 2,9 MB

Video 2 : 4,2 MB

 

 

Serat Karbon memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan dengan Logam-logam yang telah EA’s Blog jabarkan sebelumnya. . . Serat Karbon (tergantung jenis material & kualitasnya) memiliki Tingkat Kekuatan yang bahkan 5 kali lipat lebih kuat dibandingkan dengan Baja Structural ( What the Heck !! ). . . Tak hanya lebih kokoh dari baja, Berat nya pun jauh lebih ringan berkali-kali lipat ketimbang Baja (Steel), Bahkan lebih ringan dibanding Alumunium sekalipun. . . Ebusyeehhh !!

 

Selain kuat & sangat ringan, Serat Karbon juga memiliki kelebihan lainnya yakni Tidak Mengalami Korosi, Mudah dibentuk sesuai kebutuhan, Mampu melepas Panas lebih baik, Mampu diatur titik mana yang ingin ditambah/dikurangi kekuatannya (Ingat, Pembuatannya melalui metode Komposit), Serta secara penggunaan umum jauh lebih awet dibandingkan baja. . . Inilah yang menjadikan Serat Karbon dianggap sebagai “Super Hero” di Dunia OtomotifΒ  Modern, Tak lain dan tak bukan adalah karena berbagai kelebihannya yang sangat menguntungkan para Insinyur Otomotif. . .

 

 

Kegunaan Serat Karbon di Dunia Roda 2

 

 

Velg Serat Karbon

 

Pada Awalnya, Seperti yang telah sedikit dijelaskan di History Serat Karbon, Material ini banyak digunakan di Industri Penerbangan untuk bahan baku Pesawat Terbang. . . Penggunaannya kemudian meluas untuk keperluan Pesawat Jet Antariksa, hingga ke Balap Mobil Formula 1 yang sophisticated. . .

Penggunaan serat karbon dalam dunia Roda 2, Pertama kali diperkenalkan dalam bentuk nonstruktural, seperti cover knalpot, spatbor dan bodywork. . . Penggunaannya pada dunia sepeda motor, Awalnya juga hanya terbatas pada motor-motor sport eksotis (baca: muaahaaall) & Prototype Motor Balap pada awal tahun 1990 – an. . . Mengapa penggunaannya terbatas Kang Eno ? Yup ! Karena memang Serat Karbon ini memiliki biaya produksi yang sangat-sangat tinggi alias mahal tuh Brosist. . .

 

Motor produksi pertama yang diketahui menggunakan teknologi ini adalah Honda “Oval-Piston” NR750. . . Honda NR750 menggunakan Fairing yang hampir seluruh bagiannya terbuat dari Serat Karbon, Yang terbukti sangat ringan dan membantu ability motor ini untuk melepas panas berlebih dari mesin Oval-Piston nya. . . Tak hanya itu, Pabrikan asal Italia, Ducati, Juga diketahui telah menggunakan Teknologi Serat Karbon pada motor Ducati 888 SP. . . Ducati ini menggunakan tangki bahan bakar yang terbuat dari Serat Karbon. . .

 

BS8

 

Di Era sekarang ini, Penggunaan Serat Karbon tak hanya selalu untuk bagian Bodywork ataupun sekedar “Aksesoris Ekstra” saja. . . Kini, Bahkan para produsen otomotif Roda 2 Dunia telah mengembangkan serat karbon untuk bagian-bagian penting, Seperti Frame/Chassis, Knalpot, Velg, dll. . . Contohnya, Bisa kita lihat pada Jagoan Pabrikan Brough Superior, Carbon 2, pada ajang Moto2 di Sirkuit Silverstone beberapa waktu silam. . . Motor ini menggunakan sasis monokok berbahan baku Serat-Karbon yang luar biasaaa. . .

Selain itu, Ducati Desmosedici D16RR juga diketahui telah menggunakan Sub-Frame dan beberapa pernik lain yang terbuat dari Serat Karbon. . . Harganya kumaha Kang Eno ? Yaaaa begitulaaahhh Brosist, Bisa nangis kalau lihat harganya -_- . . . .

 

 

Lanjutkan Membaca >> Kompleksitas & Kekurangan Serat Karbon, Serta Keberadaannya di Era Modern

Β 

42 comments

  1. Nah ini dia..lanjutannya yg udah lama ditunggu…!??
    btw begitu eksis lagi Kang Eno langsung ngebombardir blognya nih… :)) wkwkwk

  2. bro, ane follow elo di facebook dan baca soal hits artikel ini yg low… kayaknya ane tau deh penyebabnya… begitu buka blog ini, ane ga perlu ngeklik artikel ini, cukup baca di halaman utama aja… jadi otomatis hits nya akan masuk ke halaman utama aja… kayaknya gitu deh penyebabnya πŸ˜‰

  3. tapi orang2 banyak pake scotlite fiber,sebagian gak rapi masang scotlitenya jadinya ada yang rata dan ada yang enggak. itu yang bikin saya khawatirkan. :v

  4. saya slma ini cuma jd pmbca blog kang eno,smpet galau jg waktu break..haha..akhrny mucul lg..doa ane terkbul..moga blog ini eksis trus&tmbh kreatif…krna bsjd bhan edukasi..slain hburan smbil nyantai..thanks..ea blog..

  5. […] memanjang bagaikan sosok motor Drag Tulen. . . Lainnya, Velg Alumunium motor ini diganti dengan Velg Carbon Fiber buatan Brock’s Performance BST. . . Sisanya, hanya ada penambahan shifter persneling yang […]

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s