Yamaha SDR200, Saat Yamaha Menciptakan Monster !!!

 

SDR200 2

 

Oke, Ada Brosist yang terheran-heran dengan Judulnya ?? Yup, Hal tersebut memang multitafsir sih, Tapi memang benar adanya koq Brosist. . . Yamaha pernah menciptakan sebuah sepeda motor yang “katanya” ter-inspirasi dari sosok Ducati Monster yang terkenal sebagai salah satu Mahakarya Pabrikan Italia tersebut. . .

Benarkah adanya Yamaha meng “copy” Ducati ??  Yuk kita intip sama-sama Brosist gimana Detailnya. . . .

 

SDR200 1

 

Pembahasan kita kali ini akan tertuju pada sosok Yamaha SDR200, Yang merupakan sosok Sport-Bike Yamaha yang pernah hadir di era 80-an, Tepatnya tahun 1986. . . Motor ini didesain dengan tampilan yang sangat futuristik dan seakan melampaui era-nya di tahun 80-an silam. . .

Sayangnya, Motor ini hanya dijual untuk Pasar Domestik Jepang saja (JDM). . . Meskipun demikian, Berdasarkan beberapa situs yang EA’s Blog baca, Yamaha SDR200 juga pernah hadir ke berbagai negara, Meski pada akhirnya lewat jalur Import “Abu-abu” , Alias tanpa didukung oleh Pabrikan . . .

 

 

SDR200 vs Ducati Monster

Ducati Monster 900 & Yamaha SDR200, Klik untuk memperbesar Pic…

 

 

Oke, Kita mulai saja berbagai kemiripan Yamaha SDR200 dengan Sang Ducati Monster Keluaran pertama, (Monster 600, 750 & 900). . . Yang pertama, Tentu ada Frame Trellis catchy yang seakan-akan mirip dengan Ducati ! Meskipun Model Frame ini bukanlah sebuah mahakarya “original” ini, Namun Ducati sukses membuat model fairing trellis ini menjadi ikon bagi produknya (Khususnya Monster-Series). . . Kedua, Kita bisa melihat Velg Cast-Wheel berpalang 3 milik Yamaha SDR200, yang Modelnya benar-benar Identik dengan Monster-Series edisi pertama. . .

Ketiga, Tentu saja kita bisa menilik aspek desain nya tuh Brosist !! Lihat saja, Yamaha SDR200 seakan-akan menjadi versi “Mini-Me” dari Ducati Monster. . . Gimana Brosist, Pasti pada bilang mirip deehh… heheheheeee 😀

 

 

Meskipun Yamaha SDR200 & Ducati Monster memiliki banyak sekali kesamaan, Namun ternyata keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan tuh Brosist !! Yup, Yamaha SDR200 masih dijejali basis mesin yang menjadi identitas awal mula ketenaran Yamaha di Dunia Roda 2, Yakni 2-Stroke alias 2-Tak. . . Berbeda dengan Ducati Monster yang sudah dibekali Mesin 4-Tak, L-Twin Desmodromic, yang juga Identik dengan Ducati. . .

 

SDR200 Engine

 

Detailnya, Yamaha SDR200 dibekali dengan jantung pacu 2-Stroke, 195 cc, dengan pendinginan mesin sudah sekelas Liquid-Cooled (radiator). . . Menariknya, Motor ini sudah dibekali YPVS (Yamaha Power Valve System) yakni sistem Power Valve original Yamaha yang berfungsi membuat tenaga yang dikeluarkannya tak terlalu liar di RPM bawah Brosist. . .

Yang lebih asiknya lagi, Motor berkubikasi 200 cc ini mampu memuntahkan power hingga 34 HP @ 9.000 RPM & Torsi maksimal 27,4 N.m @ 8.000 RPM. . . Kerennya lagi, Yamaha SDR200 juga diklaim mampu berlari hingga Top Speed maksimal 160 Km/h tuh Brosist….. Keren banget kann ??

 

 

Sebagai pelengkap, Nih Dia EA’s Blog berikan Spesifikasi Detail Yamaha SDR200 !!

 

Manufaktur : Yamaha Motor Company

Model : SDR 200 cc

Tahun Pembuatan : 1986-1987

 

Engine : 2-Tak, Liquid-Cooled, Silinder Tunggal, Yamaha Powervalve System (YPVS)

Bore x Stroke :  66 x 57 mm

Kapasitas Silinder : 195 cc

Sistem Penyuplai BBM : Karburator Mikuni VM28 TM Flatside

Rasio Kompresi :  5, 9 : 1

Transmisi : 6 – Speed

Ignition : Digital Transistorized

Starter : Elektrik Starter

Max Power :  34 HP @ 9.000 RPM

Max Torsi :  27, 4 N.m @ 8.000 RPM

Top Speed :  160 Km/h

 

Frame : Steel Trellis Frame

P x L x T  : 1.945  x  680  x — mm

Jarak Sumbu Roda : 1.335 mm

Tinggi Jok : 770 mm

Berat Kosong : 115 Kg

Kapasitas Tangki BBM : 9, 5 Liter

 

Suspensi Depan : 33 mm Teleskopik Fork

Suspensi Belakang : Monoshock dengan 9 Setelan Setingan Ubahan, Trellis-Swingarm

Rem Depan : Cakram Hidrolik, Kaliper 2 Piston

Rem Belakang : Cakram Hidrolik, Kaliper 2 Piston

Ban Depan : 90/80 – 17

Ban Belakang : 110/80 – 17

 

 

Nah, Apakah Yamaha SDR200 ini meng-copypaste Ducati secara garis desain Kang Eno ??

 

SDR200 5

 

Jawabannya tentu saja Tidak ! Pasalnya, Yamaha SDR200 diperkenalkan jauh lebih dahulu (Tahun 1986) sebelum Ducati meriset dan menampilkannya pada tahun 1992 silam. . . Sebenarnya sih, Ducati Monster-Series lebih mengacu ke Styling dan Ability Mesin milik Honda NT650 Hawk GT yang diluncurkan pertama kali pada tahun 1988. . . Dimana Styling Desain, Mesin V-Twin (Ducati menyebutnya L-Twin), Handling Mantap, Performa Menggigit, Sedikit banyaknya tercurahkan dari sana (NT650) tuh Brosist. . .

Nah, Sekarang sudah jelas kan Siapa yang lebih dulu muncul ke Pasaran ?? Malahan IMHO  kayaknya Ducati tuh yang copas Stylingnya SDR200 !! Khihihihiiiii 😛

 

 

 

Well. . . Tentu saja urusan “Copypaste” adalah urusan orang yang berada di posisi tertinggi di suatu Pabrikan, dan EA’s Blog tak akan membahasnya lebih lanjut. . . Namun, Satu hal yang dapat kita cermati, Yamaha tetap mampu mempertahankan ciri khas nya dalam Motor yang didesain ala Eropa ini. . .Oleh karena itu, Tak berlebihan rasanya bila EA’s Blog memberikan Tagline :

 

” Yamaha SDR200, When Monster Created by The Japanese “

SDR200 4

 

Sayangnya, Yamaha SDR200 ini hanya mampu bertahan selama setahun masa produksi saja Brosist. . . Yang artinya, Kini Yamaha SDR200 populasinya sangat sedikit di seluruh belahan dunia… Oleh karena itu, Memilikinya atau sekedar bisa melihat Motor ini secara langsung, adalah bagaikan mencari Jarum di Tumpukkan Jerami. . . 😀

 

So, Yamaha SDR200. . . Ini Meng-Copy atau Di-Copy ??

SDR200 1

Baca Juga ya Brosist….

 

Ini Dia Sejarah Pabrikan Yamaha, Dari Masa ke Masa (Part.2-Tamat)

Yamaha Tesseract, Motor Konsep Beroda 4 dengan Penampilan Bengis !

Yamaha Y125 Moegi, Motor Konsep Unik Dari Yamaha !

Ini Dia Evolusi Sport 250cc Yamaha, Dari Masa ke Masa !

Yamaha FZR250R, 250cc Super Bengis Andalan Yamaha !

Yamaha YZF750R, YZF Series Pertama di Dunia !

Yamaha Tiara 120, Ayago Eksotis nan Legendaris dari Yamaha !

Yamaha Touch 125, Slim, Ringan, Kencang !

Yamaha TZR250SP, Eksotisme Tingkat Tinggi !

Yamaha RD350LC YPVS, Paduan City-Race Bike Super Sangar !

Yamaha TZM 150, Perpaduan Eksotisme & Kebengisan

Tohatsu Motor, Pabrikan Legendaris Jepang yang Terlupakan !!

Iklan

62 comments

    • Aduh, trellis sama truss sama pak, dan dua duanya jauh banget dari diamond.

      Kalo diamond itu istilah standarnya, single / duplex cradle, ini yang dipake sama nmp, verza, byson, pulsar lama, dll. Ciri khasnya, ada down-tube cradle (bagian frame yang berfungsi sebagai dudukan mesin – bisa diliat dibagian depan frame, tepat dibelakang roda depan)

      Kalo yang biasa dipake di vixion, pulsar 200ns, itu sebutannya perimeter, ciri khasnya chassis mengelilingi / mengurung mesin (disinilah nama chassis diambil – perimeter, yang artinya mengelilingi), dan absennya down-tube cradle

      Nah, untuk trellis & truss, itu pengembangannya dari perimeter, ini dibuktikan dari absennya down tube cradle, plus, dilihat aja bentuknya, yang paling murah aja, ambil chassis CB150, terlihat kan chassisnya “mengurung” mesin…
      Meskipun ada bagian chassis yang “menjepit” mesin, tetep aja chassis ini nggak bisa dikategorikan sebagai pengembangan diamond, karena yang menjadikan suatu frame itu dikategorikan sebagai diamond frame adalah karena hadirnya down-tube cradle yang dijadikan dudukan mesin, dan membuat keseluruhan geometri frame terlihat seperti diamond (berlian)

  1. trellis n truss frame sama. beda penyebutan karena ‘brand’ dan patent. sama seperti ‘deltabox’ yamaha vs ‘perimeter’ brand lain. atau suspensi ‘linked monoshock’ vs ‘pro link suspension’ honda. nama produknya dibedakan karena masuk dalam ‘merek terdaftar’ sehingga pabrikan tidak bisa menggunakan nama yang sama tanpa lisensi dari pemilik merek.

  2. ini motor mantap bro, pertama x liat fotonya wuih mantap sekilas kayak ninja ss dari depan. mesin pun unik 200cc (knp gak 250cc aja kan?)…cuma ya itu ban dpnnya kurang besar, kolong blkng dkt sokbreker kykny terlalu kosong.

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s