Yamaha RZV500R, Replika YZR500 0W70 Versi Jepang!

Pada pameran Milan Motor Show tahun 1983, Yamaha bikin shock fans roda 2 di Eropa dengan merilis motor balap GP500 versi jalan raya, yang bernama RD500LC. Yamaha mengklaim jagoan terbarunya ini merupakan perwujudan YZR500 0W70 tunggangan Kenny Roberts Sr. di balapan GrandPrix kasta tertinggi musim 83.

Bukan cuma diperkenalkan buat pasar Eropa, RD500 ini juga dipasarkan untuk pasar lain dengan nama yang berbeda sesuai tujuan pasarnya masing-masing. Di Eropa, namanya itu RD500, RD500LC, atau RD500 YPVS, sementara di Kanada & Australia namanya RZ500. Namanya aja yang beda, speknya mirip-mirip kok!

Nah, khusus buat pasar Jepang, Yamaha menghadirkan versi yang beda banget dari pasar lainnya. Di satu sisi, versi Jepang ini beneran masterpiece! Tapi dari sisi lain, motor JDM ini juga terlihat rada mengecewakan dibanding RD500 original. Yes, namanya adalah RZV500R!

RZV500R

Yamaha RZV500R 4

Nah, buat yang pengen ngerasain level sasis yang sama persis kayak motornya King Kenny di balapan GP500, kita harus pindah ke Jepang. Soalnya, fans Yamaha di Jepang kebagian RD500 versi berbeda dengan nama RZV500R. Kalau dilihat secara kasat mata, RZV500R versi JDM ini aslinya nggak beda sih sama RD atau RZ500 yang dijual di Kanada & Eropa. Tapi kalau lihat detailnya, nah ini menarik banget!

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Beda dari RD500 yang pakai sasis downgrade berbahan baja, RZV500R versi Jepang itu sudah pakai sasis alumunium handbuilt langsung dari Yamaha. Tuh lihat weldingnya, beuh dijamin bikin ngiler yang hobi mainan motor. Nggak ketinggalan, suspensi depannya juga sudah pakai tipe full adjustable dengan setelan air-assisted suspension, alias sama persis kayak teknologi yang dipakai di CBR150R edisi K45N, eh bohong, maksud saya teknologi YZR500 versi originalnya tahun 1983 dulu.

Clamp segitiga atasnya? Yes, bener, bagian ini juga sudah dibikin pakai aluminium lewat proses casting – komplit sama setang clip on dan beberapa perintilan lain kayak footstep, injekan gear, dan beberapa lainnya lagi. Tapi thanks berkat ubahan tadi, bobotnya langsung menciut hampir 19 kg lebih ringan dibanding versi yang dijual di benua biru. Nice!

Yamaha RZV500R 9

Tapi satu hal yang disayangkan, meskipun sasis dan suspensinya jauh lebih bagus dari RZ500 atau RD500, RZV500R ini juga punya kekurangan yang bahkan lebih parah lagi. Yap, buat mematuhi peraturan pembatasan power motor di Jepang, mesin V4 RZV500R ini terpaksa diturunkan performanya jadi sekitar 64 HP doang.

Padahal kalau dilihat secara spek, RZV500R ini aslinya masih pakai mesin 2-Tak, 499cc, berkonfigurasi 50° V4. Dan RZV juga tetap mengusung seabrek teknologi 2-stroke terbaru, seperti yang bisa kalian baca di artikel kembaran versi eropanya: RD500. Nah, cara Yamaha membatasi power RZV500R adalah lewat downgrade ukuran jetting karburator, plus pembatasan flow expansion chamber yang dirubah jadi lebih jinak.

Nggak ketinggalan, topspeednya juga dibatasi maksimum hanya sampai 180 km/h doang… Beda jauh dari versi originalnya yang diklaim mampu tembus 230 km/h dalam kondisi sama-sama standar. Buset, Jepang emang nurut banget ya sama peraturan, jangankan soal pembatasan power yang sepele kayak gini, disuruh kamikaze ke Pearl Harbour aja dijabanin sambil banzai-banzai.

Yamaha RZV500R

Jadi sekarang kita punya 2 versi motor yang berbeda, satunya punya mesin powerful tapi teknologi sasisnya konvensional. Dan yang satunya lagi – karena mesinnya dikebiri peraturan – akhirnya dikasih deh tuh upgrade part eksotik ala motor GP500 tulen yang jauh lebih ringan. Saya jadi penasaran kenapa ya Yamaha nggak sekalian bikin gabungan sasis sama detail RZV500R tapi mesinnya pakai yang full power punya RD500 ya?

Hmmm… Mungkin karena motor ini nggak bisa masuk ke market Amerika Serikat kali ya? Soalnya pada era 80-an dulu, negeri Paman Sam memang terkenal sebagai surganya jualan motor buat pabrikan Jepang.

Yamaha RZV500R 8

Anyway, di era modern sekarang, Yamaha RZV500R alias versi JDM nya itu lebih dicari sama kolektor karena efek sasisnya yang jauh lebih superior. Sementara untuk urusan mesinnya, tinggal serahkan ke bengkel profesional buat dilepas restriksi powernya.

Jadi kalau dihitung-hitung, 90 HP dengan bobot sekitar 195 kg, hmm, lumayan juga kan buat era 80-an? Apalagi kalau menurut pakar tuning family RD-series di negara bule sana, dengan bantuan kemajuan teknologi di era sekarang, RD500 & RZV500R ini konon masih bisa diupgrade dengan potensi hingga 120 HP hanya dengan tuning, jetting dan porting mesin standar, plus penggantian tipe knalpot yang lebih advanced!

Itu artinya, motor replika GP500 ini berpotensi bisa punya output power yang hampir sama kayak klaim Yamaha untuk YZR500 0W70 tunggangan Kenny Roberts Sr. Nah, ngiiler-ngiler deh tuh!

Spesifikasi Yamaha RZV500R

Manufaktur : Yamaha

Model : 51X

Tahun Pembuatan : 1985 – 1986

Engine : 2-Tak, Liquid-Cooled, 50° V4, YPVS, Dual (Crankcase & Piston) Reed-Valve

Bore x Stroke : 56,4 x 50 mm

Kapasitas Silinder : 499,5 cc

Sistem Penyuplai BBM : 4 x Karburator Mikuni VM26SS

Rasio Kompresi : 6,6 : 1

Transmisi : 6 Speed Cassete-type Gearbox

Rasio Gear : 2.400 (1st), 1.684 (2nd), 1.363 (3rd), 1.166 (4th), 1.043 (5th), 0.958 (6th)

Max Power : 64 HP @ 8.500 RPM

Max Torsi : 55,9 N.m @ 7.500 RPM

Topspeed : 180 Km/h

Frame : Alumunium Perimeter Frame

Berat Kendaraan : 196 Kg (Berat Isi)

Kapasitas Tangki BBM : 22 Liter

Suspensi Depan : Air-Assisted Teleskopik Fork, Fully Adjustable

Suspensi Belakang : Under Cradle Rear Suspension, Monocross

Rem Depan : 2 x Cakram Hidrolik (Disc 267 mm), Kaliper 2 Piston

Rem Belakang : Cakram Hidrolik (Disc 214 mm), Kaliper 2 Piston

Ban Depan : 120/80 – V16 (Yokohama Tyres)

Ban Belakang : 130/80 – V18 (Yokohama Tyres)

Seperti halnya RD500 & RZ500 yang langsung diserbu konsumen pasca perilisan di Milan Motor Show 1983, di Jepang, 1.600 unit RZV500R yang ditawarkan mulai tahun 1985 langsung ludes dalam waktu cuma seminggu doang!

Hal ini tentunya bikin Suzuki & Honda langsung kebakaran jenggot. Dan gara-gara RZV500R ini, kedua kompetitor sesama Jepang tadi langsung memutuskan buat bikin tandingan replica GP500. Yang pertama menyusul RZV500R ini, adalah kontender dari pabrikan asal Hamamatsu. Yes, the one and only, Suzuki RG Gamma!

23 comments

  1. Fully tune RZV500R bisa tembus 135hp on wheel sama kek RG500.
    motor keren nih, kalo kata orang sekarang sih jelek, kalo kata gw sih nih motor emang cakep.

    Ronax 500 pun engine nya nyomot nih motor punya desain. ROC atau Harris Yamaha.

    kalo di liat Ronax output power dengan desain mesin yang sama tembus 160hp (street). jadi kalo ada orang yang bilang NSR500 cuma 180hp itu g*bl*k. maximum power Suter 500 aja bisa 200hp. masa Honda 180hp? -_-”

    nie motor kalo masih dikembangin bisa tembus 160hp.

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s